Konsep Dan Implementasi Akad Muamalah Dalam Asuransi Syariah
·
Perbedaan akad dengan wa’ad
1.
Akad => sifat hukumnya mengikat
2.
Wa’ad => sifat hukumnya tidak mengikat
·
Macam-macam akad
1.
Tabaduli
Akad tabaduli merupakan akad pertukaran dan bersifat material. Akad
tabaduli boleh diubah menjadi akad takaful. Contoh akad tabaduli adalah akad
tijari
2.
Takaful
Akad takaful adalah akad sosial dan bersifat tolong menolong. Tidak
seperti akad tabaduli akad takaful tidak boleh diubah menjadi akad tabaduli.
Contoh akad takaful adalah akad qardh
·
Rukun akad
1.
Sighat
2.
Aqidaani (pihak yang berakad)
3.
Ma’qud alaih (obyek)
4.
Maudhu al’aqd (tujuan)
·
Fatwa
1.
Fatwa DSN No.21 tentang Pedoman umum asuransi
syariah
2.
Fatwa DSN No.39 tentang asuransi haji
3.
Fatwa DSN No.51 tentang akad mudhorobah musytarakah
4.
Fatwa DSN No.52 tentang wakalah bil ujroh
5.
Fatwa DSN No.53 tentang akad tabarru
·
Akad umum di asuransi syariah
1.
Tabarru
Ex: hibah
2.
Tijaroh
Ex: mudhorobah, musyarakah, mudhorobah musytarakah, wakalah bil ujroh,
wakaf
·
Akad-akad dalam asuransi syariah
1.
Hibah
Merupakan akad dasar antara sesama peserta
2.
Mudhorobah
Akad dimana hubungan peserta dengan perusahaan saat mengelola dana
3.
Musyarakah
-
Akad saat peserta menginvestasikan dananya ke
perusahaan
-
Akad peserta dengan peserta saat semua dananya
terkumpul
4.
Mudhorobah musytarakah
Akad gabungan antara mudhorobah dan musyarakah dimana mudhorib ikut
menyertakan dananya akan tetapi tetap mudhoriblah yang mengelola dananya
sendiri.
5.
Wakalah
Akad pemberian kuasa dari peserta kepada perusahaan untuk mengelola dana
dengan imbalan
6.
Wadiah
Akad yang digunakan perusahaan asuransi untuk pembayaran premi nasabah
7.
Wakaf
Akad
dimana premi yang dibayarkan bukan dari dana pokok (karena dana wakaf tidak
boleh dimanfaatkan) akan tetapi premi dibayarkan dari hasil keuntungan usaha
dari dana wakaf.


0 comments:
Post a Comment